
Sebagai negara dengan beragam budaya,
Indonesia menawarkan beragam jenis wisata menarik yang sayang untuk
dilewatkan. Salah satunya adalah wisata spriritual yang erat dengan
nuansa mistis. Salah satu lokasi wisata yang menawarkan potensi wisata
spiritual adalah Kahyangan. Destinasi wisata Kahyangan merupakan tempat
petilasan Raja-Raja tanah Jawa. Tempat ini dikenal sebagai tempat Danang
Suto Wijoyo mendapatkan wahyu yang di kemudian hari dikenal sebagai
raja bergelar Panembahan Senopati. Tak berhenti sampai di sini,
Kahyangan juga dikenal sebagai tempat dimana Panembahan Senopati
mengadakan perjanjian dengan Kanjeng Ratu Kidul untuk bersama-sama
membangun pemerintahan di Jawa.
Objek wisata Kahyangan terletak di dusun
Dlepih, kecamatan Tirtomoyo atau sekitar 47 km dari ibu kota Wonogiri.
Jika ditempuh dari kota Wonogiri, diperlukan waktu tempuh sekitar 1,5
jam. Bagi yang ingin backpackeran sambil jalan-jalan, dari kota Wonogiri
Anda dapat naik bus dari terminal bus Giriwono dan naik minibus jurusan
Tirtomoyo dari dekat Kantor Badan Pertanahan atau yang dikenal dengan
nama Ponten. Dari sini, naiklah angkutan desa jurusan Kahyangan atau
Sukoharjo. Dari sini Anda dapat menemukan Kahyangan dengan jalan kaki
sekitar 1 kilometer. Dengan kata lain salah satu cara paling enak menuju
ke Kahyangan adalah menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua
ataupun roda empat.

Memasuki kawasan wisata Kahyangan Anda
akan disambut dengan gapura kokoh bertuliskan petilasan Panembahan
Senopati. Sebagai salah satu kawasan wisata spiritual, pengunjung
dilarang menggunakan pakaian berwarna Hijau Pupus. Selain menawarkan
nuansa mistik yang begitu kental, kawasan di sekitar Kahyangan juga
menawarkan pesona alam yang begitu cantik. Terlebih lagi Kahyangan juga
berada di kawasan hutan alam sehingga gemericik air sungai dan indahnya
kicauan burung yang terbang bebas bukan menjadi hal yang aneh lagi.
Kahyangan sendiri memiliki enam bagian
kawasan yang dikenal sebagai Sela Betek, Sela Gapit/Penangkep, Sela
Payung, Sela Gilang/Pesalatan, Sela Gawok dan Pemandian Kahyangan yang
tidak lain merupakan pertemuan dua arus sungai yang dikenal dengan nama
Kedung. Konon katanya setiap bagian dari Kahyangan memiliki ceritanya
masing-masing. Tempat-tempat ini pun dikenal sebagai tempat meditasi
guna mencapai tujuan tertentu seperti mendapatkan suatu pekerjaan
tertentu hingga menjadi pemimpin dan yang lainnya.
Salah satu hal unik yang terdapat di
Kahyangan tidak lain adalah keberadaan Sela Payung yang berada di tengah
Kahyangan. Sesuai dengan namanya, Sela Payung memiliki bentuk setengah
payung. Kawasan ini diyakini sebagai tempat bertapanya Panembahan
Senopati. Bagaian lain Kahyangan yang menarik adalah Kedung atau
Pemandian Kahyangan. Persilangan dua sungai ini diyakini sebagai
pemandian Panembahan Senopati. Di atas Kedung terdapat batu besar yang
menjulur ke arah kibrat yang dikenal dengan nama Sela Gilang atau
pesalatan. Tempat ini dikenal sebagai tempat sembahyangnya Panembahan
Senopati. Bagaimana travel lovers, tertarikkah untuk berkunjung ke
Kahyangan? Selamat datang di Wonogiri!
0 comments:
Post a Comment
Tata tertib berkomentar :
1. Komentar harus relevan dengan konten yang dibaca
2. Gunakan bahasa yang baik dan sopan
3. Tidak mengandung unsur SARA or Bullying.
4. Dilarang SPAM. Exp: Nice gan, Makasih Gan, dll
5. Dilarang menyisipkan link pada isi komentar. Aktif ataupun tidak.
Berlakulah dengan bijak dalam menggunakan sarana publik ini. Baca dan pahami isinya terlebih dahulu, barulah Berkomentar. Terimakasih.